Mungkin sudah tidak asing lagi bila kamu mendengar atau membaca kata “baby sitter“, namun bagaimana dengan kata “nanny” dan “governess“?

Mungkin dua kata tersebut akan terdengar asing bagi sebagian orang, walau tugas utamanya sama-sama mengasuh, merawat dan menjaga anak namun ketiga kata tersebut ternyata mempunyai arti dan definisi yang berbeda-beda.

Lebih lanjut, mari kita bahas mengenai satu persatu pengertian baby sitter, nanny dan governess.

Baby Sitter

Pengertian Baby sitter
Pengertian Baby sitter

Baby sitter adalah orang yang mempunyai pengalaman melalui pelatihan seperti yang dilakukan di Insan Medika untuk bisa merawat bayi. Secara umum baby sitter juga dapat disebut dengan perawat bayi.

Seorang anak dapat disebut bayi jika mempunyai usia antara 0-2 tahun atau 24 bulan. Merawat bayi pun tidak sembarangan, seperti di Insan Medika mempunyai layanan perawat bayi yang dilakukan oleh para bidan.

Sebelum para baby sitter bekerja untuk merawat bayi di rumah pengguna jasa (home care), mereka terlebih dahulu diberikan pelatihan baik teori mau pun praktik meski pun mereka adalah para lulusan D3 Kebidanan.

Tugas dan tanggung jawab baby sitter

Segala kegiatan yang berhubungan dengan bayi, seperti:

  • Memandikan bayi dan menjaga kebersihan tubuh bayi
  • Mengganti popok
  • Menemani kegiatan bayi
  • Membuatkan makanan khusus bayi (MPASI) seperti susu formula atau bubur
  • Menjaga keamanan dan kesehatan bayi
  • Dan berbagai hal lainnya yang masih berhubungan dengan bayi

Ada kalanya pengguna jasa tidak memperhatikan bahwa tugas dan tanggung jawab baby sitter hanya dalam ruang lingkup merawat, mengasuh dan menjaga bayi.

Sebelum bekerja, berdiskusilah terlebih dahulu dengan pengguna jasa apa saja tugas dan tanggung jawab sebagai seorang baby sitter selama bekerja.

Nanny

Pengertian Nanny
Pengertian Nanny

Setelah bayi beranjak lebih besar dengan usia minimal 2 hingga 5 tahun, maka tugas merawat, mengasuh dan menjaga anak bukan lagi baby sitter melainkan nanny.

Tugas nanny lebih rumit lagi karena dalam tahap ini anak sudah dapat untuk berbicara, berjalan, menirukan orang di sekelilingnya bahkan mengeluarkan sisi emosi mereka.

Dibutuhkan orang yang benar-benar dapat membimbing, mendidik dan mengajarkan berbagai hal baik atau bahkan mengajarkan bagaimana cara berbicara, menggambar dan berhitung sesuai dengan usianya.

Tidak hanya itu saja, bahkan seorang nanny harus bisa memberi tahu dan mengarahkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sang anak sekaligus memberikan penjelasan yang logis dan mudah dimengerti oleh anak.

Wah, sudah seperti guru privat saja ya. Namun secara garis besar, tugas dan tanggung jawab seorang nanny sama seperti baby sitter namun diimbuhi dengan kemampuan untuk mendidik dan mengajar seorang anak usia 2-5 tahun.

Leave a Comment